Setiap negara memiliki ciri atau corak yang khas sesuai dengan budayanya masing-masing. Bila Anda mengenal gaya Iwagumi dengan dominasi tanaman hijau, maka akan langsung teringat dengan budaya Jepang. begitu juga ketika melihat bunga tulip di dalamnya, maka Anda akan langsung terngiat dengan Belanda.
Tips Penting Saat Mulai Menyukai Hobi Aquascape
Mengenal Tanaman yang Cocok
Tanaman yang cocok adalah tanaman yang bisa tumbuh dengan baik di dalam air. Tercatat ada 200 lebih tanaman yang bisa hidup dalam air yang tentunya bisa Anda pertimbangkan untuk menghiasi akuarium Anda.
Anda bisa membeli tanaman tersebut di atau toko akuarium. Tentunya, pastikan juga ikan yang Anda pilih sesuai warna dan bentuknya dengan tanaman yang ada.
Tidak hanya itu, pastikan juga kebutuhan cahaya dan karbondioksida dari tanaman tersebut. Lihat bagaimana proses pertumbuhannya, pelajari dengan baik, baru bisa Anda coba tanam di akuarium Anda.
baca juga : Batu Aquascape Terbaik Dan Harga di tahun 2021
Kenali Parameter Air
Ada tiga hal yang ada dalam siklus akurium. Pertama amonia (NH3), kedua Nitrit (NO2), dan terahir Nitrat (NO3). Ketiganya sangat penting untuk mendukung siklus nitrogen di aquarium Anda.
Amonia merupakan elemen yang hadir dari bakteri nitrifikasi yang menghancurkan limbah di dalam aquarium. Biasanya, mulai dari daun, kotoran ikan, dan makanan ikan sisa. Jika siklus di dalam akuarium berjalan lancar, maka tidak ada amonia di dalamnya.
Berikutnya ada nitrit yang menjadi tahap kedua dalam siklus nitrogen. Biasanya ini terjadi bila amonia hadir di dalam aquarium dan dipecah oleh bakteri nitrosomonas menjadi nitrit.
Ketiga adalah nitrat yang berasal dari nitrit yang diubah oleh bakteri Nitrospira dan Nitrobacter. Nitrat dapat menyebabkan tumbuhnya ganggang di dalam akuarium. Penggantian air akuarium dapat menurunkan kadar nitrat.
Pelajari Prinsip Dasar
Gunakan konsep kesederhanaan dan keanekaragaman. Jangan masukkan terlalu banyak komponen ke dalam akuarium, namun usahakan komponen-komponen di dalamnya tetap beragam dan serasi. Penempatan komponen-komponen ini juga harus memperhatikan proporsinya. Jika semua komponennya proporsional, maka aquascape karya Anda akan terlihat harmonis.
baca juga : Herry Rasio, Sang Juara Dunia Aquascaper dari Malang
Pertimbangkan pula kekontrasan di dalamnya. Misalnya kekontrasan warna antara komponen kayu yang berwarna cokelat dengan tanaman yang berwarna hijau. Tingkat kekontrasan bisa juga berupa ukuran tanaman kecil dengan batu yang berukuran besar.
Kita Bisa Belajar dari Ahlinya
Tempat terbaik belajar adalah pada ahlinya. Begitu juga untuk aquascape. Anda mesti belajar dari ahlinya agar tahu apa yang perlu dilakukan dan apa pula yang perlu dihindari.
Di tingkat dunia, kita mengenal nama Takashi Amano yang telah menciptakan beberapa akuarium tanam yang hebat di dunia. Salah satunya yang ada di Oceanário de Lisboa, Portugal.
Maka, Anda bisa belajar dari orang-orang master aquascape ini. Mereka tentunya telah mempelajari mulai dari jenis tanaman, siklus nitrogen, dan segala yang berhubungan . Anda juga bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan di internet untuk hasil terbaik.
baca juga : 10 Cara membuat Aquascape Mudah Untuk Pemula
Pantau Pertumbuhan Alga
Seringkali pertumbuhan alga di akuarium kerap membuat pecinta aquascape menjadi frustrasi. Tidak hanya itu, alga juga membuat tampilan menjadi kurang menarik.
Alga merupakan organisme air yang mampu melakukan fotosintesis alami dan akan terus ada di akuarium. Namun, pertumbuhannya kerap tidak terkendali karena siklus nitrogen atau air mengandung nutrisi yang tinggi.
Bila akuarium mendapatkan sinar matahari yang cukup, hal itu juga bisa menjadikan alga cepat bertumbuh. Termasuk ketika cahaya terlalu terang. Terlalu banyak ikan di dalam akuarium juga bisa menyeybabkan pertumbuhan alga yang tidak terkendali.
Fokus pada Tanaman, Bukan Ikan
Ada perbedaan antara aquarium dengan aquascape. Bila akuarium mementingkan ikan dan lebih fokus pada ikan, maka di aquascape Anda justru harus lebih fokus pada tanaman.
Jika di dalam akuarium terlalu banyak ikan atau ada ikan yang tidak cocok dan kerap merusak tanaman, maka sebaiknya dihindari. Tidak hanya itu, ikan dengan kotoran dan sisa makanannya akan membuat sirkulasi nitrogen yang berlebihan dan merusak tanaman.
Buat Sketsa Aquascape yang Ingin Dibangun
Sebelum memulai menyusun tanaman di dalam air, maka sebaiknya buat dulu sketsanya. Dengan sketsa, maka proses penyusunan akan menjadi lebih runut dan rinci. Sketsa tersebut berisi tata letak komponen-komponen yang berada di dalamnya. Dengan acuan ini, Anda akan lebih mudah menentukan komponen-komponen yang diperlukan dan menatanya sesuai dengan sketsa yang dibuat.









