KARBONDIOKSIDA apakah penting untuk Aquascape

Karbondioksida atau Co2 penting bagi pertumbuhan tanaman. Karbondioksida murni berbentuk gas tetapi sama seperti oksigen ia dapat larut dalam air. Tanaman air memanfaatkan karbondioksida terlarut untuk fotosintesis sama seperti rumput atau pohon di taman. Difuser menggunakan membran atau reaktor untuk escaping gas karbondioksida kedalam air dan menciptakan lingkungan yang sempurna untuk aquascaping.

Seperti halnya pada tanaman di taman, tanaman yang membutuhkan cahaya, pupuk dan karbondioksida. Faktor-faktor mempengaruhi kecepatan pertumbuhan dan kesehatannya. Dengan penambahan T5 atau LED dan substrat di atas permukaan tanah dapat menjadi tidak seimbang. Karbondioksida yang dibutuhkan oleh tanaman untuk menyeimbangkan atau mengatur alga yang akan tangki.

Perlu diingat bahwa karbondioksida dapat mempengaruhi pH, karbondioksida yang terlarut dalam udara bersifat asam. Masalah muncul pada malam ketika tanaman tidak berfotosintesis. Penumpukan karbondioksida dapat menurunkan pH dan merusak kehidupan. Penambahan karbondioksida perlu untuk dimonitor.

baca juga : 7 Tema Aquascape yang Bisa Kamu Jadikan Pilihan !

Ada banyak cara untuk mengaplikasikan karbondioksida diantaranya :

Karbondioksida bertekanan

Botol karbondioksida bertekanan bervariasi antara 1L hingga 5L dan cocok untuk berbagai macam penggunaan. Botol pressurized karbondioksida dengan katup solenoid elektronik adalah pilihan yang paling mudah dan diandalkan. Katup solenoid memberikan karbondioksida masuk ke udara pada siang hari dan mencegahnya mengalir pada malam hari.

Sebagian besar alat pengatur dapat menerima jumlah keluaran yang membludak, sehingga didapatkanhasil yang akurat. Tidak seperti DIY, tipe ini tidak menyisakan residu pada diffuser atau pemeliharaan. Tipe ini perlu digabungkan dengan penghitung gelembung, diffuser dan katup jarum.

Kelebihan . Mudah diatur dan diukur, sangat tidak dapat dipercaya dan ada pilihan untuk mematikan ketika malam jika gabungan dengan katup solenoid.

Kelemahan . Memerlukan biaya awal yang sangat tinggi. Sulit untuk melakukan pengisiannya dan perlu waktu untuk pengisian.

CO 2 DIY

CO 2 DIY dapat diimplementasikan dalam berbagai cara. Karbondioksida berada dalam bentuk botol campuran buatan sendiri masalah menjadi masalah. Karbondioksida DIY adalah metode yang hemat biaya karena dapat menggunakan bahan-bahan yang murah serta peralatan sehari-hari.

Biasanya CO 2 DIY dapat menimbulkan lapisan berbentuk seperti lumpur di diffuser tetapi jika menginjeksikan langsung ke filter atau up turn cup adalah metode yang paling berhasil.

Kelebihan . Sangat hemat biaya dengan hanya menggunakan gula, jamur dan botol plastik. Mudah untuk dilakukan pengisian ulang dan diatur.

Kelemahan . Perlu dilakukan pengisian setiap minggu. Sulit untuk dimonitor dan akan terus berjalan sepanjang malam. Membutuhkan resep yang cocok dan kesabaran.

baca juga : Lampu Aquascape adalah sumber cahaya bagi tanaman

Cairan CO 2

Dapat didefenisikan sebagai Seachem excel dan bentuk lain dari karbon berbentuk cair. Tidak mengantarkan CO2 ke tanaman namun hanyalah formulasi dari karbon cair. Bukan pakaian yang sempurna untuk takaran karbondioksida dan menjadi sangat tidak efektif seiring waktu. Sangat bermanfaat digunakan pada tangki yang kecil dimana karbondioksida bukan merupakan larutan yang aktif dan tangki dengan kebutuhan cahaya rendah dengan konsumsi karbondioksida rendah. Tanpa penggunaan alat takaran (Dosing unit) penggunaan alat ini selama beberapa waktu menjadi mahal dan sangat menyiksa.

 

Kelebihan . Mudah dan cocok untuk menyimpan kecil. Dapat melawan alga di terapkan dengan cahaya rendah dimana karbondioksida tidak viabel.

Kelemahan . Biaya tidak efektif dan mengantarkan larutan karbon yang diberikan karbondioksida. Membutuhkan pengaturan tetap dan penyimpanan ke penyimpanan.

Tab CO2

CO 2 tabssangat tidak efektif dan tidak efektif kecuali untuk tangki kecil. Sangat tidak populer dan diproduksi dalam jumlah sedikit karena rendahnya mutu produk yang dihasilkan. Untuk tangki yang kecil sangat cocok sebagai sumber karbon namun seiring waktu menjadi pilihan yang mahal. Mudah digunakan dan memiliki takaran dosis yang tepat namun pengaplikasiannya masih terbatas.

Kelebihan . Mudah digunakan dengan dosis visual. Cocok untuk tangki gaya namo dimana pilihan lainnya tidak viabel.

Kelemahan . Tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang atau penggunaan besar. Biaya tidak efektif dan kemungkinan dihasilkan produk dengan mutu yang rendah.

karbondioksida elektronik

Karbondioksida yang digerakkan secara elektronik cocok untuk tangki kecil karena produksi dalam jumlah banyak menjadi sangat mahal dibandingkan metode lain. Perlu dimasukan karbon sebagai electolysed untuk produksi ke tangki. Proses pengisian ulang dapat menjadi lumayan mahal karena spesifik untuk setiap mesin. Metode ini bukan merupakan solusi terbaik, cukup jadikan sebagai pilihan terakhir.

Kelebihan . Adanya pengaturan waktu yang dapat mengatur waktu pelepasan karbondioksida.

Kelemahan . Tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang atau penggunaan besar. Bukan merupakan solusi yang tepat dan mutunya lebih jelek.

 

CO2 yang bertekanan adalah pilihan yang tepat jika memenuhi anggaran. DIY CO 2 adalah tepat dengan hasil yang mirip.

Cara Membuat DIY karbondioksida Aquascape (Sitrun)

Banyak pemain aquascape aquarium baik yang baru maupun yang sudah lama tetap ingin bereksperimen dalam permainan aquascape aquariumnya. Di sini saya mencoba mengulas cara membuat Co2 buatan sendiri (DIY Co2) tanpa menggunakan tabung karbondioksida.

baca juga : Tanaman aquascape yang di sukai ikan cupang

Alat dan bahan :

  1. Botol soda 1,5 liter 2 biji
  2. Selang secukupnya
  3. Sambungan selang 3 biji (klo punya sambungan Y yg lurus 1 biji aja )
  4. Kran bensin beli di bengkel 10rb
  5. Lem ( kalo saya nyebutnya alteco cair, kayak di gambar )
  6. Solder buat lubangin tutup botol
  7. Gunting/cutter buat rapiin lubang + motong selang.
  8. Nitrid acid (sitrun) 200gr beli di toko plastik
  9. Baking soda 200gr beli di toko plastik
  10. Air 600ml

Cara pembuatan :

Dibuat persis seperti skema dibawah ini.selangnya langsung dilem di tutup aja gak usah pake sambungan.terjamin kuat udah coba 3 cara.hehe
Nah bagi yg gak punya cabang Y seperti saya.bikin sendiri aja pake 2 buah sambungan selang, soalnya saya cari dmn2 gk nemu tu.seperti ini caranya, tinggal dilem pake lem yg sama :

Oke kalo udah jadi tinggal racik ramuannya :

  1. Masukkan 200gr sitrun ke botol 1 (yg 1 selang)
  2. Masukkan 200gr baking soda ke botol 2 ( yg 2 selang )
  3. Campurkan sitrun dengan 400ml air
  4. Campurkan 200gr baking soda dgn 200ml air
  5. Kocok semuanya, sitrunnya sampei campur dengan air.klo baking sodanya emg gk bisa nyatu sama air jd cukup kocok2 saja.
  6. Tutup keduanya
  7. Pencet botol yg ada sitrunnya sampe gk bisa dipencet lg
  8. goyang2kan botol yg ada isi baking sodanya.
  9. ulangi sampai benar2 gak bisa dipencet botolnya
  10. buka kran sampai cairan sitrun masuk ke cairan baking soda lalu tutup lagi.
  11. goyang2 botol baking soda
  12. ulangi sampai tekannanya kuat dan semburannya kenceng, klo ada pengukur tekanannya ulangi sampai tekanan 2-3kg/cm2
  13. taraaaaaaaa co2 siap digunakan

Dan hasilnya luar biasa. Untuk daya tahannya belum diketahui karena baru 2 hari pakai dan cairan sitrun baru tercampur sedikit (Habisnya DIY Co2 ini adalah saat sitrun sudah pindah ke botol baking soda semua)

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *