• Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
No Result
View All Result
rekreartive
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
No Result
View All Result
rekreartive
No Result
View All Result
Bagaimana Realisasi Ajaran Universal Aswaja

Bagaimana Realisasi Ajaran Universal Aswaja?

admin by admin
Januari 11, 2019
in Berita
Reading Time: 2 mins read
0

Sebagai aliran dan paham yang setia pada ajaran Rasulullah dan sahabat, Aswaja memiliki ajaran universal yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks, kondisi dan situasi.

Baca Lainnya

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Maret 18, 2024
Definisi Kreatif, Ciri-ciri, dan Cara Mengembangkan Kreativitas

Definisi Kreatif, Ciri-ciri, dan Cara Mengembangkan Kreativitas

Maret 15, 2024

Menurut KH. Sahal Mahfud, Aswaja dalam pengertiannya yang utuh memiliki sifat dan karakteristik moderat dan menjunjung tinggi keseimbangan dalam beragama Islam. Aswaja adalah aliran tengah dari dua kutub besar, yaitu aliran Jabbariyah yang fatalistik dan aliran Qadariyah yang rasionalis.

Dalam penggalian (istinbath) hukum Islam kedua aliran ini menggunakan pendekatan tekstual (Jabbariyah yang ekstrim ke kanan) dan rasional (Qadariyah yang ekstrim ke kiri).

Dikaji secara historis, Aswaja memiliki beberapa ajaran universal yang menyemesta dalam ruang lingkup tempat dan kondisi yang heterogen, yaitu tawasuth (jalan tengah), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i’tidal (tegak lurus). Keempat nilai-nilai universal tersebut diterapkan dalam memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam, baik didalam aspek fiqih (hukum Islam), akidah (teologi) maupun tasawuf (akhlak).

Nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai manhaju al-fikr (metode berfikir) bagi setiap pengikut paham Aswaja. Hal demikian sebagai konsekuensi dari lahirnya Aswaja yang mengedepankan ajaran dan nilai-nilai universal kehidupan (rahmatan li al-‘alamin).

Dalam globalisasi dan modernisasi yang serba maju dalam teknologi, berwatak empiris, matrealis dan hedonis realisasi nilai-nilai tersebut dalam memandang hidup dan memahami agama sudah menjadi keniscayaan.

Jika tidak, maka justru Islam dan umatnya akan tergerus oleh berbagai dampak negatif globalisasi.

Lebih dalam lagi, Gus Dur merumuskan kerangka aktualisasi pengembangan doktrin Aswaja dalam desain dan format yang lebih komprehensif, progresif dankontekstual. Dalam kaitan ini ia mengajukan tujuh pokok pemikiran Aswaja sebagai berikut:

1. Dalam masalah kehendak, manusia dihadapan nasib yang ditentukan Allah.

2. Dalam masalah konsep ilmu, Aswaja memiliki dimensi yang berbeda dari pengertian umum yang berlaku.

3. Dalam masalah ekonomi, Aswaja melihat bahwa kebutuhan ekonomi umat manusia harus diletakkan dalam konteks tempatnya dalam kehidupan, yaitu sebagai penerima karunia Allah yang masih harus tunduk kepada takdirnya.

4. Dalam masalah hubungan individu dan masyarakat, Aswaja berpendapat manusia sebagai individu harus memperoleh perlakuan yang seimbang.

5. Dalam masalah tradisi, Aswaja berpendapat bahwa tradisi merupakan warisan berharga dari masa lampau yang harus dilestarikan, tanpa menghambat tumbuhnya kreatifitas individual.

6. Dalam masalah pengembangan hidup masyarakat, Aswaja melihat bahwa kehidupan manusia senantiasa berubah, oleh karena itu semua sumber daya, harus selalu dikembangakan dan di dayagunakan secara bijaksana, efisien dan tidak merusak.

7. Dalam masalah asas-asas internalisasi dan sosialisasi, Aswaja dituntut harus mengembangkan dan mendinamisasi pemikiran keagamaan melalui ushul fiqih, qawa’idah fiqhiyah dan sebagainya kepada masyarakat.

Sehingga, pandangan di atas akan membentuk perilaku kelompok dan individual yang terdiri dari sikap hidup, pandangan hidup, dan sistem nilai yang secara khusus dapat disebut sebagai watak Ahlus sunnah Waal-Jama’ah.

Post Views: 916
Previous Post

Apa Makna Penciptaan Hari Ahad?

Next Post

Do’a Sholat Dhuha dan Keistimewaannya

admin

admin

Related Posts

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia
Animasi

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Maret 18, 2024
Definisi Kreatif, Ciri-ciri, dan Cara Mengembangkan Kreativitas
Berita

Definisi Kreatif, Ciri-ciri, dan Cara Mengembangkan Kreativitas

Maret 15, 2024
Kemunculan Istilah Ekonomi Kreatif
Berita

Kemunculan Istilah Ekonomi Kreatif disebabkan Oleh

September 8, 2023
Fungsi dari Ekonomi Kreatif yang Berbasis Kebudayaan Lokal
Berita

Fungsi dari Ekonomi Kreatif yang Berbasis Kebudayaan Lokal

Juli 21, 2023
TJ Ecoprint Berkreasi dengan Warna dan Motif Unik Dari Daun
Berita

Kerajinan Ecoprint Menciptakan Motif Kain Unik Dari Daun Karya TJ Ecoprint Surabaya

Maret 12, 2023
Upaya Pengembangan Ekonomi Kreatif Untuk Masa Depan
Agrikultur

Cara Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Indonesia

Januari 24, 2023
Next Post
Do'a Sholat Dhuha dan Keistimewaannya

Do'a Sholat Dhuha dan Keistimewaannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

rekreartive

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Navigate Site

  • About Us
  • Term Of Services
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Website ini dijual

Follow Us

No Result
View All Result
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In