• Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
No Result
View All Result
rekreartive
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual
No Result
View All Result
rekreartive
No Result
View All Result

Oleh-oleh khas Yogyakarta

Karina Zujajah by Karina Zujajah
Maret 5, 2020
in Kuliner, Wisata
Reading Time: 3 mins read
0

Deerah Istimewa Yogyakarta atau DIY adalah satu satu kota tujuan wisata yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Mulai dari megahnya candi Borobudur dan prambanan, gunung merapi dan destinasi wisata sekitar Yogyakarta yang sangat menarik.
1. Bakpia Pathok

Baca Lainnya

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Maret 18, 2024
Susu Kambing Etawa Terbaik Tahun 2024

Rekomendasi Susu Kambing Etawa Terbaik Tahun 2024 Etawanesia

Maret 22, 2024

Saat mendengar kata Yogyakarta, pasti terlintas sejenak di fikiran tentang salah satu oleh-oleh khas kota ini yang sangat di rindukan. Apa lagi kalau bukan bakpia pathok. Kue yang berbentuk bulat pipih yang berisi kacang hijau dan gula ini sebenarnya makanan khas daratan Tiongkok. Di Tiongkok kue ini biasa disebut dengan sebutan Tou Luk Pia yang memiliki arti kue kacang hijau. Konon bakpia sudah ada sejak tahun 1930 yang dibawa oleh keluarga pedagang Tionghoa yang banyak menempati pusat kota Yogyakarta.
Seperti yang dilihat kini bakpia tidak hanya berisi kacang hijau, tetapi memiliki varian rasa yang beragam, sesuai dengan minat konsumen seperti kumbu hitam, coklat, keju, nanas, duren, coklat kacang, kurma dan berbagai macam rasa lainnya.
Adapun salah satu produsen bakpia Pathuk yang sering menjadi incaran wisatawan salah satunya adalah Bakpia 25 yang beralamat Jl. Bhayangkara Ng 1 No.1, Sanggrahan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55132

2. Coklat Monggo.

Selain Bakpia Pathok yang menjadi primadonanya oleh-oleh khas Yogyakarta, ada lagi nih yang tidak boleh ketinggalan. Yap, yang kedua adalah coklat Monggo. Jika biasanya coklat lebih diidentikan sebagai makanan nikmat yang dihasilkan oleh Negara Belgia.. Sekarang sudah tidak lagi ya. Coklat asli dari Kota pelajar ini merupakan buah karya Thiery Detournay. Bahan baku pembuatan coklat Monggo semua berasal dari bahan-bahan asli Indonesa yaitu coklat asli dari Jawa, Sulawesi dan Sumatra. Adapun bahan yang digunakan untuk mengolah Coklat Monggo menggunakan premium dark chocolate yang kadarnya hingga 69 persen. Meskipun begitu tidak kalah lezatnya dengan coklat khas Belgia. Selain itu, coklat Monggo memiliki varian rasa yang banyak lho !. Mulai dari durian, mangga, coklat putih, coklat hitam bahkan rasa cabai merah.

3. Gudeg

Alasan Yogyakarta memiliki nama lain atau dijuluki sebagai kota Gudeg, karena Gudeg sendiri berasal dari kota ini. Makanan yang satu ini, sangat dirindukan oleh penggemarnya dan tidak akn dilewatkan jika sedang berlibur ke Yogyakarta. Ciri-ciri makanan gudek
Jika dulu Gudeg hanya bisa dinikmati sekali duduk saja, dan tidak bisa dibawa pulang karena takut basi sekarang sudah tidak lagi ya !. Kini Gudeg bisa dijadikan sebagai buah tangan. Karena Gudeg sndiri ternyata memiliki dua jenis yaitu Gudeg kering dan basah. Jika berminat menjadikan Gudeg sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta cukup bawa saja gudeg kering yang ketahanannya bisa sampai tiga hari.

4. Yangko


Jika sudah pernah bekunjung ke kota Yogyakarta dan membeli salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang satu ini, pastinya sudah tidak asing lagi. Yangko biasa dijuluki sebagai Mocinya Indonesia. Nama Yangko berasal dari kata Kiyangko, namun dalam pelafalan lidah orang Jawa, kata Kiyangko diucapkan dengan singkat dengan sebutan Yangko saja. Kue ini memiliki tekstur menyerupai kue moci yang berasal dari China, Yangko terbuat dari adonan tepung ketan yang dibalut dengan tepung gula dengan memiliki cita rasa manis dan khas dengan unsur gurihnya. Biasanya Yangko lebih mudah ditemui di Kotagede Yogyakarya, yang merupakan salah satu kawasan yang terkenal dengan kerajinan perak. Dalam penyajiannya, Yangko biasanya berbentuk kotak dan didalamnya terdapat isian kacang. Untuk harganya juga bervariasi antara RP. 8000,- hingga Rp. 10.000,-

5. Geplak

Selanjutnya, oleh-oleh Khas Yogyakarta adalah Geplak. Makanan ini memang sangat mudah ditemui di Yogyakarta. Khususnya di Kota Bantul. Makanan ini sudah terkenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang sering diincar oleh wisatawan. Adapun bentuknya, Geplak berbentuk bulat-bulat kecil dan memiliki warna bervariasai mulai putih, merah, kuning hijau dan lain-lain. Geplak memiliki cita rasa yang legit. Adabun salah satu bahan baku pembuatan Geplak sendiri adalah kelapa yang dicampur dengan tepung beras, gula dan sedikit garam. Adapun harganya Geplak untuk satu kilonya dapat dibeli dengan harga Rp. 28.000,- .

6. Tasuba (Tahu, Susu Bakso)
Tasuba adalah salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang tidak kalah populer di kalangan wisatawan. Tasuba merupakan kepanjangan dari tahu susu bakso. Kudapan yang satu ini bertekstur padat dibanding tahu bakso pada umumnya selain itu rasanya lebih enak dan berbumbu gurih menjadikan tasuba salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang sayang jika dilewatkan begitu saja, selain itu tasuba bebas pengawet dan dapat bertahan selama 6 bulan. Tasuba dapat dinikmati dengan merogoh saku Rp. 32.000,- perkotak dengan isi 5 tahu bakso. Tasuba dapat dijumpai di Jl. Adisucipto KM 7,6 dan juga di Candi Gebang, Sleman.

Post Views: 1,010
Previous Post

Perkembangan Batu Marmer di Indonesia

Next Post

Desain Arsitektur rumah minimalis modern

Karina Zujajah

Karina Zujajah

Related Posts

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia
Animasi

Contoh Ekonomi Kreatif dengan Dampak Besar Bagi Indonesia

Maret 18, 2024
Susu Kambing Etawa Terbaik Tahun 2024
Gaya Hidup

Rekomendasi Susu Kambing Etawa Terbaik Tahun 2024 Etawanesia

Maret 22, 2024
Sentra Kerajinan Kulit Manding
Bisnis

Sentra Kerajinan Kulit Manding Desa Wisata Yogyakarta

September 29, 2023
Fungsi dari Ekonomi Kreatif yang Berbasis Kebudayaan Lokal
Berita

Fungsi dari Ekonomi Kreatif yang Berbasis Kebudayaan Lokal

Juli 21, 2023
Bagaimana Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Potensi Daerah Wisata
Kerajinan

Bagaimana Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Potensi Daerah Wisata

Juli 12, 2023
Contoh Ekonomi Kreatif Kuliner Terpopuler
Gaya Hidup

7 Ide Contoh Ekonomi Kreatif Kuliner Terpopuler

Maret 8, 2023
Next Post
Interior Rumah Idaman Minimalis

Desain Arsitektur rumah minimalis modern

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

rekreartive

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Navigate Site

  • About Us
  • Term Of Services
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement
  • Website ini dijual

Follow Us

No Result
View All Result
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Web Ini Dijual

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In