• Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
No Result
View All Result
rekreartive
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis
No Result
View All Result
rekreartive
No Result
View All Result

Industri Kreatif Batik di Era Digital Milenial

rys by rys
September 4, 2018
in Bisnis
Reading Time: 3 mins read
3

Baca Lainnya

Potensi Ternak Ayam Peluang Bisnis atau Resiko Tinggi?

Potensi Ternak Ayam Peluang Bisnis atau Resiko Tinggi?

Oktober 15, 2024
Kratom si Emas Hijau Antara Potensi dan Kontroversi

Kratom si Emas Hijau Antara Potensi dan Kontroversi

September 24, 2024

Bukan  hal yang  mengejutkan lagi bagi Irma Susanti sebagai pemilik Identix Batik Didatangi para pembatik yang hampir tutup usaha nya lantaran terbelit hutang maupun hal lain nya, . Selain persaingan usaha batik yang kian hari makin ketat  ini disampaikan oleh Irma Susanti, pemilik Identix Batik dalam sebuah talkshow interaktif dengan tema “Industri Kreatif di Era Digital” di Altitude Lounge, Hotel Aston Inn Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah.

seperti yang kami kutip dari liputan6.com Menurut Irma Susanti, kekurangan dana ratusan juta, berbanding terbalik dengan banyaknya stok batik di gudang. Itu karena barang tidak terserap pasar.

“Karenanya, bantuan yang kita berikan berupa order,” kata Irma.

Order itu bukan sekadar membeli batik yang ada di dalam gudang. Order juga bisa berupa desain untuk diproduksi dan kemudian hasilnya dibeli tunai. Pemasukan seperti ini menjadi modal untuk membangkitkan usaha lagi. Inilah  roh kerjasama dalam industri kreatif.

“Batik tradisional dengan design seperti parang baris, sidomukti memang masih ada pasarnya. Namun, untuk kalangan orang tua saja yang menjadi penikmat. Tapi, pasar batik dengan desain kekinian  pasarnya lebih  besar,” kata Susanti.

Pasar milenial dan corporate sangatlah besar. Logo kantor apapun bisa jadi materi desain.

“Untuk merebut pasar batik harus up to date. Ada yang seperti kimono. Desain kimono untuk pasar di Jepang,” katanya.

Pasar industri kreatif memang terus bergerak dinamis. Pelaku harus responsif.

Dukungan Industri Logistik Bagi Pelaku Industri Kreatif

Suasana Talkshow interaktif dengan tema “Industri Kreatif di Era Digital” di Altitude Lounge, Hotel Aston Inn Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah. (foto: Liputan6.com/felek wahyu)

Data di Kementerian Perindustrian, pertumbuhan industri kreatif di Indonesia mencapai 7 persen per tahun. Pada tahun 2014-2015, nilai tambah dari sektor ekonomi kreatif mencapai Rp 111,1 triliun. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh subsektor kerajinan dengan laju pertumbuhan ekspor 11,81 persen, diikuti fesyen dengan pertumbuhan 7,12 persen, periklanan sebesar 6,02 persen dan arsitektur 5,59 persen.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Akumandiri Jawa Tengah, Madiyo Sriyanto menyebutkan bahwa kemampuan produksi harus diikuti pengenalan pasar dan produk yang dimiliki.

“Produsen harus lebih jeli melihat pasar, sehingga menghasilkan harga kompetitif yang menguntungkan,” kata Madiyo Sriyanto.

Dunia usaha juga telah merambah ke kaum muda. Wirausahawan muda makin banyak bermunculan.

Anak-anak muda dengan ide-ide kreatifnya menghasilkan hal bermanfaat bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk masyarakat.

Perkembangan industri kreatif tak luput dari dukungan industri logistik. Mayland Hendar Prasetyo, Head of Marketing Communication JNE mengatakan, JNE dan UKM adalah mitra, sehingga JNE concern dalam memberikan dukungan dengan semangat tagline Connecting Happiness.

Manfaatkan Medsos,Bisa Ekspor Batik ke Luar Negeri 

Pasar ekspor untuk industri batik Indonesia ke berbagai negara di dunia terbuka sangat lebar. Lewat pesatnya kecanggihan teknologi masa kini, para perajin batik Indonesia sanggup mengirim batik ke negara-negara pemesan tersebut. Hal itulah yang juga coba dimanfaatkan pemilik identik batik, Irma Susanti.

Sejumlah negara di Eropa, Asia telah menjadi pembeli hasil karya milik Irma. “Produksi kami 70 piece setiap hari. 40 persen diantaranya ekspor ke luar negeri, produk dipesan Turki, Jepang, Singapura, dan negara lainnya,” ujar Irma kepada Kompas.com, Senin (3/9/2018). Dikatakan Irma, pembeli dari negara-negara luar mempunyai model tersendiri dalam memilih produk.

Untuk menarik minat pembeli, Irma mengaku harus mempelajari dan meriset dulu perkembangan fashion di negara pembeli, berikut perilaku masyarakatnya. Melalui riset kecil-kecilan itu, ia mengaku tahu apa yang diinginkan pembeli. Ia pun mencoba melakukan modifikasi batik ke dalam berbagai fashion kekinian, salah satunya hijab batik.

 Di sela itu, dia mempersiapkan packaging dan branding produk yang menarik. Pola itulah yang kemudian secara perlahan menarik minat para pembeli. “Di era industri kreatif ini, distruption itu berlaku. Yang membatasi kita berkembang itu mindset diri kita sendiri. Bisnis kami terbantu digital sehingga bisa memasarkan ke luar negeri,” ujarnya. Melalui digital, Irma kemudian membranding produk batik di website, Instragram, serta akun promosi media sosial. Ia rutin menawarkan produk-produknya di dunia maya.

Post Views: 1,150
Previous Post

9 Cara Alami Menghilangkan Tahi Lalat Terbukti Ampuh

Next Post

6 Contoh Cara Membuat Kerajinan Tangan Dari Stik Es Krim

rys

rys

Hello, I’m a writer, and I’ve been writing since 2014. For me, writing is a way to learn, grow, and share insights with others. With expertise in content creation, SEO, and digital media, I dive deep into new topics, making learning accessible and engaging for all."They say men aren’t supposed to tell stories, but writing is still allowed, right...?"

Related Posts

Potensi Ternak Ayam Peluang Bisnis atau Resiko Tinggi?
Agrikultur

Potensi Ternak Ayam Peluang Bisnis atau Resiko Tinggi?

Oktober 15, 2024
Kratom si Emas Hijau Antara Potensi dan Kontroversi
Agrikultur

Kratom si Emas Hijau Antara Potensi dan Kontroversi

September 24, 2024
Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh
Ekonomi Kreatif

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Juli 10, 2024
Potensi Bisnis Ternak Kenari di Indonesia
Agrikultur

Potensi Bisnis Ternak Kenari di Indonesia

Juli 1, 2024
UMKM Indonesia
Bisnis

Mengenal Lebih Dekat UMKM di Indonesia

September 22, 2024
lampu hias dari botol bekas
Bisnis

Inovasi Lampu Hias dari Botol Plastik Bekas Solusi Kreatif Mengurangi Limbah

Juni 20, 2024
Next Post

6 Contoh Cara Membuat Kerajinan Tangan Dari Stik Es Krim

Comments 3

  1. Ping-balik: Uniknya Kerajinan Khas Berbagai Daerah Indonesia - rekreartive
  2. Ping-balik: Bekal  yang harus dimiliki untuk memulai bisnis - rekreartive
  3. Ping-balik: Cara Mudah dan Efektif Meningkatkan Omset UMKM Dengan Senjata Digital - rekreartive

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

rekreartive

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Navigate Site

  • About Us
  • Term Of Services
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Advertisement

Follow Us

No Result
View All Result
  • Agrikultur
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Budidaya
    • Perikanan
  • Arsitektur
  • Desain
    • Desain Produk
    • Desain Komunikasi Visual
    • Desain Interior
  • Gaya Hidup
    • Perawatan Diri
    • Wisata
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Fashion
  • Multimedia
    • Animasi
    • Periklanan
    • Musik
    • Film
    • Fotografi
    • Videografi
    • Penerbitan
    • Televisi & Radio
  • Seni
    • Seni Rupa
    • Seni Pertunjukan
    • Kerajinan
  • Pendidikan
  • Teknologi
    • Permainan
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • UMKM
  • Bisnis

© 2020 Rekrearive -Media Kreatif To Inform Educate & Persuade

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In