Cat eksterior rumah
Pinterest.com
in ,

Tips Memilih Warna Cat Dinding Eksterior Rumah

Agar rumahmu semakin cantik

Untuk membuat hunian yang indah dan nyaman bukanlah hal yang mudah. Alias susah-susah gampang. Terlebih saat mendekorasi rumah yang disesuaikan konsep rumah impian. Pastinya, banyak hal penting yang harus dipertimbangkan. Mulai dari penataan ruang, furniture yang dipilih, hingga warna cat yang diaplikasikan.

Semua harus disesuaikan dengan konsep yang sudah ditata jauh-jauh hari. Cat tembok atau dinding adalah elemen vital yang tidak boleh sembarangan dipilih. Terlebih untuk tampilan eksterior rumah. Memilih cat dinding untuk eksterior rumah sangatlah penting diperhatikan matang-matang. Karena akan berpengaruh terhadap keindahan tampilan luar maupun dalam rumah.

Baca juga : Mengenal Karakteristik Desain Interior Gaya Scandinavian

7 Cara Memilih Warna Cat Dinding yang tepat

Pemilihan warna cat dinding yang tepat akan menambah nilai estetika lebih untuk tampilan rumah bagian depan, sehingga hunian akan lebih terlihat cantik bukan ?. Itu sebabnya tidak boleh asal-asalan memilih warna cat dinding. Berikut ini adalah tips cerdas memilih cat eksterior rumah :

1. Menyesuaikan warna cat eksterior dengan warna interior rumah.

Salah satu cara yang mudah dilakukan untuk memilih cat eksterior rumah adalah dengan menyesuaikan warnanya dengan cat interior rumah.Hal ini akan membuat tampilan rumah, terlihat rapi dari luar. Terlebih penggunaan cat interior di dalam rumah yang disesuaikan dengan warna furniture yang dibuat. Itu akan membuatnya semakin lebih indah dan menarik. Misalnya kamu memilih warna coklat terang untuk area interior rumah. Kemudian kamu aplikasikan warna senada pada cat eksterior.

2. Memperhatikan jenis elemen arsitektur rumah

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan melihat gaya arsitektur yang diaplikasikan pada rumah. Apakah gaya bohemian, gaya scandinavian, Tudor, tradisional dan lain sebagainya.
Memilih warna cat eksterior mampu untuk hunian.

Misal gaya rumah yang kamu pilih adalah gaya scandinavian yang lekat dengan ciri khasnya yang rapi dan tertata. Biasanya cenderung menggunakan cat yang dominan dengan berwarna putih dan warna-warna  terang. Boleh sekali jika kamu memilih warna-warna tersebut untuk memperkuat karakteristik arsitektur yang dipilih.

Atau kamu sengaja, menampilkan konsep industrial pada teras rumahmu. Warna yang sering digunakan untuk dinding cat rumah industrial adalah hitam, abu-, abu, putih dan warna netral lainnya. Boleh sekali kamu memilihnya dan memadupadankan dengan dekorasi yang kamu pilih.

3. Memperhatikan ukuran rumah

Cat eksterior mampu memberikan tampilan berbeda antara rumah pada ukuran asli dan yang nampak saja. Sebaiknya sesuaikan rumah dengan ukuran dan luasnya. Jika rumah tidak terlalu luas atau minimalis lebih baik memilih warna terang.

Karena warna terang mampu membuat rumah terlihat nampak luas. Sedangkan warna gelap menampilkan rumah terlihat lebih sempit. Selain itu  juga dengan tinggi, secara visual dapat dikurangi dengan mengecat bagian atasnya dengan tone yang lebih dalam dari bagian bawahnya

4.  Memilih warna yang cocok untuk dekorasi rumah yang tidak terganti

Yang dimaksud dekorasi rumah yang tidak terganti adalah elemen pendukung rumah Misalnya adalah warna genteng, atap siram, jendela dan pintu dan lain sebagainya.

Tentu saja elemen-elemen tersebut tidak akan digantikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, sebaiknya dalam memilih cat interior juga menyesuaikannya. Tujuannya adalah agar cat eksterior dapat menyatu dengan elemen rumah tersebut.

Salah satu cara mudahnya adalah dengan memilih warna senada antara cat dinding dan elemen rumah tersebut. Jika pintu rumah berwarna putih boleh memilih cat dengan warna agak gelap. Namun sebaliknya jika berwarna coklat sedikit muda, boleh menggunakan cat berwarna terang. Misal hijau tosca muda.

5. Tonjolkan elemen rumah dengan warna aslinya, kemudian selaraskan dengan warna cat

Setiap rumah memiliki beberapa fitur yang tidak akan dicat. Apakah batu bata rumah Anda? Batu? Sebuah kombinasi? Apakah cerobongnya dominan? Jendela vinil? Pintu kayu alami? Bahan konstruksi memiliki warna sendiri. Apakah langkah-langkah dan pagar di rumah Anda tetap warna yang ada?

Pilih skema warna yang selaras dengan warna yang sudah ada di rumah Anda. Dalam kata-kata arsitek Frank Lloyd Wright, “Kayu adalah kayu, beton adalah beton, batu adalah batu.” Wright lebih suka menjadi nampak dalam segala hal, tetapi sebagian besar rumah memiliki beberapa bahan dengan warna yang secara alami indah tanpa cat sama sekali. Ingatlah bahan-bahan ini ketika memilih warna untuk elemen yang akan Anda cat.

6. Menyelaraskan warna eksterior rumah dengan perabotan yang ada di dalam rumah

Temukan Inspirasi di Ruang Tamu Anda Warna perabot Anda akan memperngaruhi anda  dalam pemilihan warna cat interior rumah , dan warna cat interior rumah akan mempengaruhi warna yang Anda gunakan di luar. Sekali lagi, tujuan Anda adalah untuk menyelaraskan warna semua eemen rumah agar serasi.

7.Manfaatkan perpaduan warna kontras

Warna-warna kontras akan menarik perhatian pada detail arsitektur, tetapi pemilihan warna  kontras yang terlalu ekstrem akan berbenturan dan benar-benar mengurangi detail. Agar aman, pertimbangkan untuk tetap berada dalam satu keluarga warna tunggal — sekelompok warna yang lebih terang dan lebih gelap berdasarkan rona warna yang sama.

Untuk beberapa aksen, coba gunakan warna yang lebih gelap atau lebih terang daripada warna yang sama sekali berbeda. Poles perbedaan antara warna, nada, dan nuansa. Terlebih untuk anda yang ingin menampilkan suasana luar rumah yang melekat pada tradisi yang melekat pada anda. Yang mana warna-warna tersebut memiliki makna atau menjadi simbol tersendiri menurut kepercayaan anda.

What do you think?

Profesional

Written by Karina Zujajah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Inspirasi Souvenir Pernikahan

15 Inspirasi Souvenir Pernikahan yang Bisa Kamu Buat Sendiri

5 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari saat Work From Home

5 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari saat Work From Home